
setelah menukar lembar tiket konsernya kepada petugas. Dipta mulai memasuki arena debut showcase SKA yang akan dimulai sepuluh menit lagi. berbeda dengan panggung konser biasa, kali ini MH Ent mengusung tema outdoor concert yang berlokasi samping sungai Han yang sejuk, alasannya tentu karena penampilan outdoor memuat fans yang lebih banyak sehingga agency dapat meraih keuntungan lebih banyak.
Dipta menghela nafas, karena mencoba membelah lautan manusia untuk mencapai baris depan dalam menonton konser. Nate sudah datang sejak siang tadi. alasannya karena Nate juga ikut membantu persiapan konser, Nate adalah manager sementara SKA, mengapa? tentu karena Nate belum mempunya ijazah untuk melamar menjadi manager resmi di MH Ent.
Kara sudah menawari Dipta ajakan untuk menonton dari backstage saja, namun dipta menolak dengan alasan classic ‘sayang banget, aku udah terlanjut beli tiket.’
padahal dipta menolak hal tersebut takut akan ada rumor tentang dirinya dan karamel yang meluas seperti kapan hari, apalagi panggung yang outdoor jelas membuat penonton dapan melihat backstage dengan mudah.
“duh! gue tadi liat Saka ganti baju di tenda itu, abs nya uwooow banget” Tuh kan! dugaan Dipta benar.
1 menit lagi.. dipta melihat jam tangan yang melingkar di lengannya. tidak sabar untuk melihat si vocalist.
dan lampu panggung mulai meredup. menandakan konser sudah dimulai. teriakan penonton pun mulai membara, satu demi satu penonton mulai berdiri setelah lama duduk menunggu penampilan SKA. tak terkecuali dipta.
lagu pertama pun dimainkan, lampu lightstick bergoyang mengikuti tempo lagu, warna yang di pancarkan pun bergonta ganti secara kompak. dua, tiga, empat, hingga lima lagu berhasil ditampilkan dengan spektakuler oleh ketiga anggota band SKA didebutnya kali ini.
Dipta tak bisa bohong bahwa hari ini penampilan Karamel jauh dari kata biasa, rambut yang hitam pekat, wajah penuh keringat, suara yang merdu. tak kaget sekarang penonton di sekitar Kara selalu memuja namanya saat menonton konser.
“KARAMEl!! YOu’re So HOt” teriaknya, tak hanya Kara. dua member lainnya, Saka dan Andiko juga mendapatkan pujaan serupa. dipta tak iri, malah dia bangga cowoknya itu sudah berhasil berdiri menggapai impiannya.