
Mamanya pasti marah jika mengetahui Haechan sampai mendatangi bar di pusat kota hanya untuk meredakan rasa sakit hatinya. Sebelumnya saja— Chenle teman akrabnya di dunia fanboying mengutuknya dengan kalimat serupa.
‘Ngapain sih cowok kayak gitu lo galauin?’ pasti menjadi kalimat yang dilontarkan pada Haechan ketika menceritakan mengenai Jaehyun. Mereka nggak tau dibalik sikap brengsek Jaehyun hari ini.. ada buaian aksi manis dan tutur kata lembut yang buat Haechan bertekuk lutut seperti ini.
Siapa yang menyangka pria yang suka memberikan sebatang mawar merah di hari jadi mereka kini menusukkan belati paling tajam pada dadanya?
Haechan mengakui Jaehyun bukanlah orang pertama yang membuatnya patah hati, di masa lalu—- jauh ketika ia masih menduduki bangku kelas satu. Ada satu nama anak laki-laki yang lebih dulu membuatnya patah hati. Tapi namanya cinta monyet, cinta anak kecil yang lugu. Efeknya tak terlalu parah, Haechan hanya perlu menangis satu hari lalu kembali ceria ketika sang Mama membelikan sepeda baru. Bahkan sekarang Haechan juga sudah lupa nama lelaki bersepeda merah yang jadi cinta pertamanya itu.
“One more please.” ucap Haechan pada sang bartender. Ia sudah terlalu mabuk untuk menyadari dengusan sang bartender mengingat Haechan sedang dringking solo— dan jelas akan merepotkan nantinya.
Nggak butuh waktu lama wine putih yang dihiasi seiris lemon itu hadir kembali dimejanya. Tapi sesaat sebelum Haechan meminumnya dengan gaya one shoot, satu notifikasi berbunyi pada ponselnya.
Kling!
Itu nada yang Haechan pilih sebagai urgent notifikasi seperti panggilan darurat dari sang Mama atau postingan terbaru dari sosial media Mark Lee.
dan benar saja,
MARK mengetweet pic.twitter/KiNgHJhhKOu