
Dipta kebingungan ketika dia tiba-tiba dipaksa turun dari mobil alphard milik agensi Karamel dan dipindahkan ke delman.
“kak?” dipta memekik bingung.
karamel tersenyum, paham atas kebingungan dipta “kaget ya?… i have little suprise for you.” tangannya terulur untuk membantu dipta menaiki delman. “hati-hati sayang.” ujarnya ketika dipta agak limbung.
ketika delman mulai berjalan melewati gerbang besar Exclusive Garden Pondok indah Kapuk, dipta dapat melihat banyal lampion yang menyala di sepanjang jalan, warna warm white dipilih karamel agar dipta dapat merasakan kehangatan dalam moment ini.
tak menunggu waktu lama dipta dapat melihat banyak mobil yang familiar terparkir disana, mobil nate, andiko, bahkan mobil papanya.
lapangan rumput hijau kini sudah disulap bagai rumah makan, tak lupa dipenuhi lampion-lampion dan di dalamnya terdapat juga panggung berhias bunga yang ditengahnya terdapat nama Karamel Dipta Engagemeng Dinner. omg karamel… since when did you prepare this in the midst of busy work in Japan. batin dipta
kini mulut dipta tak berhenti mengulas senyum, menatap pria yang duduk disampingnya. air mata kebahagiaan pun perlahan turun
“ don't you want me to propose to you properly, so you got it now.” jempol karamel menghapus jejak air mata di pipi dipta. “dont cry, baby.. you deserve this, “
“i love you.”
“i love you more.”